Selasa, 01 April 2008

Emosiku

Seringkali aku merasa bisa mendapatkan apa yang aku mau, yang telah aku rencanakan. Namun lagi-lagi kuhanya seorang manusia biasa yang tak urung hanya 'wayang' dari Sang-Dalang dalam sebuah pentas dunia. Meskipun aku berusaha se-perfect mungkin, dalam pentas ini, namun toh tetaplah Sang-Dalang yang akan melakukan finishing.

Seminggu ini ku diributkna oleh otak dan perasaanku sendiri. Entah perasaan ini datangnya dari mana, namun kurasa nyata dan ada hal lain. Walopun kucoba untuk menangkis segalanya itu, dan kuanggap hanay sebuah lamunanku, nmaun ternyata segala perasaanku itu benar.

Semalam, selesai main basket, aku jalan-jalan ke Sarag Mall untuk cari RAM SDR 512 mb. Biar PC ku ga lemot-lemot banget. Aku langsung menuju lantai 3. Karena kuyakin, ga bakalan ada SDR di lantai dasar. Keluar masuk toko aku mencarinya. Namun selalu saja ada yang ga cocok, mulai dari harganya, barangya.

Sejenak kemudian ada SMS, ternyata dari Sani. Dia yang seminggu ini bergelayut di benakku, entah karena apa akupun juga ga tahu? Pertama kubalas pakai PCM saja. Namun sejurus kemudian kuberanikan diri menlpon dia. Karena akhir-akhir ini, setiap kutelpon dia enggan mengangkat. Namun maalm ini nampaknya berpihak padaku, telponku ternyata diangkat.
"Halo...?"
"Ya halo..?"
"Gimana kabarnya San.., kok setiap kutepon gha pernah di angkat?"
"Alhamdulilah baik saja.."
"Kamu sakit ya, kok suaranya lemes banget?"
"Enggak kok mas, namun entah kenapa maes aja..."
Suaranya datar menanggapi semkua pertanyaanku.

Lama kami ngobrol ditelpon. Aku bertanya padanya ada apa sebenarnya, namun agaknya di memang sedang 'not on top perform'.
"Ya udah, istirahat dan insyaalloh besok kutelpon lagi ya..?"
"Makasih ya mas..."

Akhirnya aku segera pulang, karena RAM telah kudapat. Dan kini PC ku lumyan, ga lemot-lemot amat.

Tidak ada komentar: